Saturday, 14 December 2013

Konservatif...

Pagi...
Ku saksikan engkau tertunduk sendiri...
Dengan kostum mu yang berkilau...
Dan angin sedang kencang-kencang berhembus.
Di sekitar alam mu.

Siang...
Dan aku kan berada di teras rumah mu...
Saat air engkau suguhkan dan kita bicara tentang apa saja...
Coba paparkan kelesuan dengan tangisan mu...
Biar mentari menghangatkan...

Sial...
Lambat laun telah menjadi malam...
Dan kini telah gelas ketiga...
Jam sembilan malam,aku pulang.
Bintang pasti mendengar percakapan kita.

 
Share:

Wednesday, 11 December 2013

Hal yang harus dilakukan ketika tanggal cantik...

Ada yang tahu sekarang tanggal berapa? Bulan berapa? Dan tahun berapa?  Yaya,sekarang tanggal 11 bulan Desember tahun 2013 atau kalau menurut angka 111213.
Keren ya? cantik ye? Maybe yes maybe no.
Karna menurut filsafah 'cantik'  'keren'  'unik' itu soal rasa bukan soal kesepakatan. Kita bisa bilang bahwa 'A' itu cantik atau 'B' itu unik tapi apa orang lain sepakat juga,maybe yes maybe no.

Sebagian orang merasa bahwa hari ini 111213 adalah tanggal atau hari unik,cantik atau apalah namanya tapi persoalannya kita yang engga ngerasa bahwa hari ini 'spesial' apa harus mengakui juga,ya engga lah...Ini bukan masalah kesepakatan jangan jadi bego ikut-ikutan.
So biar dibilang keren,so biar dibilang selalu mengikuti trend,yang ada malah kelihatan kaya ABG,labil.

Lagian satu-satunya sebab kenapa hari ini dibilang 'spesial' cuma hanya karna angka-nya aja,ya cuma karna angka. Ingat penekanan gw di kata 'cuma'. YOU KNOW lah arti kata 'cuma'.
Hari ini 'spesial' bukan karna tanggal lahir lo...
Hari ini 'spesial' bukan karna hari proklamasi negara lo...
Hari ini 'spesial' bukan karna hari lahir orang tua lo...
BUKAN,hanya karna angka,maka disebut 'spesial'.

Sebegitu ereksinya kah kita pada hal yang spesial,sebegitu rindukah kita pada hal yang spesial atau sebegitu tidak adakah hari yang spesial lain untuk di agung kan sehingga hari dengan tanggal unik saja kita jadikan spesial. 

Maka hal yang lo harus lakukan ketika merasa bahwa hari ini spesial dan lo harus ngelakuin yang spesial atau 'wah' adalah :

- Beli sepaket otak full beserta IQ-nya. Update otak dan IQ lo dengan yang fresh dan spesifikasi lebih tinggi.
- Pindah Agama...No comment. 



Share:

Saturday, 7 December 2013

BIG Theory.

Tulisan ini dibuat dengan kadar ke sombongan saya yang paling tinggi,tinggi didiri saya,tinggi di khayalak manusia lain. Diharap sediakan caci maki yang cukup,sediakan kondom sebagai alat pengaman ego atau tisu basah takut ditengah membaca ejakulasi.

Apa yang membuat seorang merasa manusia :
 - Memiliki alat vital.
 - Mengakui dia manusia dan Ke-Tuhanan Tuhan-Nya.
 - Dibaluti sombong dan ego yang mumpuni.

Nikmat mana yang paling indah :
 - Ejakulasi di saat yang tepat.
 - Nikmat diciptakan jasad manusia sebagai balutan jiwa.
 - Tertawa ketika sahabatmu menangis.

Seperti apa hal yang harus dibenci :
 - Ejakulasi dini dipelukan wanita bugil.
 - Di manusia-kan oleh manusia lain.
 - Ketika orang disekitar meraih bahagia.

Waktu yang indah dari alam :
 - Malam hari berpacu dipelana kencana diiringi desahan.
 - Berdialog dini hari dengan iblis durjana.
 - Menantang ombak disenja lalu membunuh kawan didermaga.

 Hal yang menjengkelkan :
 - Di senyumi seorang gadis.
 - Mati ditengah kata.
 - Terbunuh theory sendiri.

Detik ini yang ingin dilakukan :
 - Mengencani seorang wanita yang sedang membaca tulisan ini.
 - Membunuh manusia plastik yang sedang membaca tulisan ini.
 - Meranjam manusia yang ingin di manusia-kan dan sedang membaca tulisan ini.

Big Theory,big konsekuensi,big nalar.

" Dan sesungguhnya,tulisan ini akan melukai pembaca-nya sendiri,sebelum menyembah penulisnya".

Sombong? IQ???
 


Share:

Saturday, 28 September 2013

Semesta jalang

Mengabdi pada puisi beserta seluruh maknanya...
Membaptiskan diri pada sajak beserta kaidahnya...
Memaknai kalimat dengan cinta dan rindu...

Apa yang membuat manusia,melupakan alam-nya...
Apa alasan manusia tidak mencintai asal tanahnya...
Manusia memang makhluk bodoh.

Tawa matahari menyapa,aksara berubah bara...
Sedihnya rembulan sembunyi,hanguskan kertas...
Langit,langit...jangan runtuh sebelum sajak ini berakhir.

Ranting kering menuju surga,damailah...
Daun daun jatuh menyentuh tanah,terinjak,kotor...
Pohon tua bersandar,dimana sang air.

Hujan hari ini,hujanlah...
Hujan hanya khayalan,kiasan dalam kata...
Hujan tak akan turun,malah akan naik.

Mengabdilah pada puisi dan seluruh alam.
Baptiskan diri dengan sajak,mengabdi,seperti langit dan bintang-nya.
Maknai,pahami alam seperti memaknai cinta didalam rindu.

Sajak sajak terhapus dari kertas kayu...
Puisi luntur diatas kertas berpena oleh hujan...
Semesta,semesta...gonjang ganjing.
Share:

Saturday, 21 September 2013

Hallo,para gadis...

Mari kita melakukan perbandingan...
Berbandingan dalam kaidah ke ngawuran dan ke bebasan...
Perbandingan yang menganut ide dari ke kacauan dan putusnya syaraf otak...
So...ini tidak mutlak tapi bisa terjadi dialam nyata dan kenyataan terjadi.

Apa perbandingan/perbedaan dari seorang wanita,perempuan,gadis dan cewe??? pemisah kata??? tergantung pada siapa orang yang kita sebut??? atau rekaan bahasa saja?.
Menurut teori absurd saya sangat jelas bedanya. Ya,saya pastikan sangat jelas perbedaannya.

- Wanita adalah sosok yang melahirkan kita.
- Perempuan yang melahirkan anak kita.
- Gadis yang membuat pria melahirkan anak-nya tanpa rahim.
- Dan cewe yang melahirkan anak siapa saja.

- Wanita adalah makhluk yang membaca ayat suci diwaktu sore hari.
- Perempuan,akan diam didapur berteman tungku berabu disore hari.
- Gadis berdandan molek lalu tertawa keras dijembatan pada waktu sore.
- Dan cewe masih nyaman ditempat tidur dengan sisa sisa lendir.

Sudah tahu kan bedanya??? Mari lanjutkan teori kekacauan ini.

- Wanita akan bercadar putih lalu diam dikamar.
- Perempuan akan menutup kepala berwarna hitam lalu berpuisi di depan rumahnya.
- Gadis mengenakan baju kuning,pergi ke rumah tetangganya dan berbincang tentang apa saja
 - Cewe berkaos penuh warna,brbelanja ke pasar,disiuli dijalan lalu memaki yang menyiulinya

Dan...Mari akhiri kekacauan ini,ini sudah lebih dari cukup untuk membuat para cewe...saya yakin yang marah hanya cewe... Ya hanya cewe,kalau gadis paling mencak-mencak sambil mengucap umpatan serapah.

Hallo...para gadis.








Share:

Tuesday, 10 September 2013

Pemikiran terbatas atau dibatasi?

Pernahkah kita berpikir atau memikirkan suatu hal yang sebenarnya diluar nalar kemanusian kita?
Atau terbesit pikiran yang mengganjal tentang suatu teori/pemikiran yang tak lazim?
Yang sering mungkin,mengambil pemikiran dari hal yang jarang orang pikirkan?
Misal,berpikir bagaimana bila jin/iblis berbaur dengan kita dengan terlihat? atau bagaimana bila manusia memikirkan tentang sisi sifat kemanusiannya?

Ya,saya adalah salah satu orang yang kadang suka berpikir radikal,memikirkan hal yang sebenarnya di luar nalar. Disengaja atau tidak,malah kadang tiba-tiba muncul begitu saja. Aneh,memang...atau mungkin bukan cuma saya,semua orang? atau lazimnya? atau kebanyakan?.
Sebenarnya tidak ada yang salah,asal masih dalam batasan,dalam arti batasan tidak boleh memikirkan Dzat-nya dan ke TuhanNya.
Saya kadang penasaran dan mencari ujung dari buah pemikiran,lebih bagus kalau mendapat jawaban namun kadang kala,saya merasa bersalah dan menyalahkan buah pemikiran ide sendiri karna takut menabrak batas tadi.

Ya ya ya,ide memang anugerah indah yang Tuhan berikan namun kadang kala bisa menjadi bumerang bila.............Ah,sudahlah.

Ngomong-ngomong...

Siapa yang pertama mensifati Tuhan dengan sifat ke TuhanaNya? Tuhan sendiri kah?

Dimana letak batas antara Halal dan Haram? Di warnakah? Di tempatkah? atau hanya pemisah kata?

Apa yang mendasari terciptanya mimpi didalam tidur? terjadwal? atau di acak?

Mana yang lebih hina,mencintai seorang gadis atau menyakiti seorang gadis? 

Dan kapan Tuhan........................Ah,sudah diambang batas.



 
Share:

Tuesday, 3 September 2013

Waktu untuk uang? Uang untuk waktu!!!

'Waktu adalah uang' begitulah ungkapan yang mungkin semua orang sudah tahu,kecuali bagi mereka yang lama diam di goa,kita semua akan setuju dengan ungkapan itu,mengangguk dan mengiyakannya.
Ya,waktu adalah uang,waktu adalah hal paling berharga dalam diri manusia setelah jasadnya,bahkan mungkin sudah satu paket bersama jasad,ibarat ABG sekarang dengan sifat alay-nya,satu paket tak terpisahkan. Seperti hal-nya uang,waktu akan terasa biasa saja,jika kita tidak bisa mengelola dan memamfaatkannya,tak berharga. Coba saja,diamkan uang-mu didalam dompetmu,beberapa masa-pun akan tetap sama nominal-nya,begitupun dengan waktu,anggap saja tak berharga maka akan menjadi tak berharga.
Kejar,gunakan dan mamfaatkan...Gunakan selayaknya,setepatnya,jangan over jangan kurang.
Ya,seperti minuman alkhol,kalian akan mabuk jika terlalu banyak menenggak-nya,waktu juga akan menjadi pisau bermata dua jika tidak dikelola.

Waktu adalah Limpahan uang tapi bukan hanya untuk mengejar uang,mempergunakannya,seharusnya hamburkan uang kita untuk waktu.

Ya,waktu...entah berwarna apa.
Entah berwajah atau berbentuk apa.
Entah seberapa kadar beratnya.
Tenang,menjelang mati,kita pasti akan tahu arti sebenarnya waktu.
 
Share:

Wednesday, 14 August 2013

Siapa,iblis?

Hidup ditengah iblis memang akan menjadikan kita iblis...
Namun tidak semua iblis berupa iblis,berwajah menyeramkan dengan sangar,darah bercecer dimana-mana,membawa tombak atau belati. Kadang kala iblis,terlihat mempesona,berwajah dermawan,harum mewangi katsuri bahkan memberi sesuap terigu atau setenggak air Zam-zam.
Bagi kita orang-orang yang hanya mengukur kadar kebenaran sesuatu hanya dari panca indra,akan sulit membedakan mana iblis dan mana bukan iblis.
Percayalah,tidak ada yang lebih sulit dari memilah memilih antara benar atau tidak benar.

Iblis iblis dermawan ini akan selalu terlihat seperti oase digurun pasir,menyejukan. Seperti balutan plastik mungil,pelindung kelamin yang disebut kondom,bagi mereka yang sering ejakulasi dini,menenteramkan.
Kita akan menggangguk,jika mereka menyuruh sesuatu atau menguncap keinginan,bukan karna kita takut tapi kita silau akan nur dimuka mereka.
Pertanyaannya,bagaimana agar kita bisa membedakan iblis-iblis ini? Mudah,ya sangat mudah.

Cukup,bercermin pada cermin lalu bercermin pada air,kalian akan tahu mana sesungguhnya iblis yang iblis,mana iblis yang berkedok iblis.
 
Share:

Thursday, 8 August 2013

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H.

Assallamualaikum...
Ijinkan saya bercerita diiringi permintaan maaf.
Maaf atas dering dihandphone dibarengi pesan ini.
Maaf atas kata yang tertulis dan pasti terbaca disetiap kalimat.
Maaf atas lisan yang menjadi sumber pesan ini,lisan yang selalu sadis menyakiti hati.
Maaf atas tangan yang bergerak melalui diksi ini.
Maaf atas semua anggota tubuh yang bermuara dengan kasar atau halus.
Khilaf bersumber karna saya insan.
Segala khilaf,baik anggota tubuh,jiwa maupun hati,saya dengan bersimpuh dan bersimbah meminta maaf.
Segala salah dan dosa,dari kata,ucapan,tulisan maupun cinta,saya dengan ringkih meminta tulus dengan tulis,yang sebesar-besarnya.

Ijinkan saya akhiri dan meminta semua dosa lebur.

Asep Miftahul Anwar Muhammad Shultan beserta orang-orang yang saya sayangi

Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Ja'alanallahu Minal 'Aidin
wal Faizin.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H.
Share:

"Semoga kau sembuh"

Tak ada gunanya kita mencari mengejar mimpi
Kau berpacu memburu langit yang sangat tinggi
Dan apa yang kita jalani dan hadapi
Ketika semua membuatmu buta,mengosongan jiwa.

Dan keputus-asaan muncul kembali menggenggam diri
Aku menunggu seluruh waktu macu jantungku
Seolah berhenti berdetak, bergerak dan berharap
Semoga keheningan doa,mengobati luka.

Dalam tangis dan tawa kurawat jasadmu
Mencintai diriku
Beberapa jiwa yang aku jaga terbaring tak berdaya
Untuk ini kukorbankan dalam waktu berlalu.

Dan akhir yang bahagia
Melayani waktu melewati rinduku
Menyanjung harapan menghentikan perang
Doakanlah yang telah tiada
Semua ini kulakukan selama waktu berlalu
Semoga kau sembuh.


Semoga kau sembuh
Share:

Monday, 8 July 2013

Marhaban ya Ramadhan...

Yang Awal Ramadhan hari selasa Kiblatnya Ka'bah dibarat...
Yang Awal Ramadhan hari rabu juga Kiblatnya Ka'bah dibarat...

Yang awal Ramadhan hari selasa,itu Muslim.
Yang awal Ramadhan hari rabu juga itu Muslim.

Yang awal Ramadhan hari selasa kitabnya Al-Qur'an...
Yang awal Ramadhan hari rabu juga kitabnya Al-Qur'an...

Menentukan memakai Hisab atau Wujudul Hilal tetap saja kita satu arah 'Islam'

Sudahlah kita satu saudara,perbedaan itu anugerah.
Kita manusia tidak ada yang paling bisa membenarkan.

Yang terpenting yakin pada pegangan dan mempelajarinya,masalah siapa yang benar dan salah hanya 'Dzat-Nya' yang tahu.
Share:

Saturday, 22 June 2013

BBM naik bikin galau?

Seminggu ini saya tidak membaca koran,melihat berita di televisi atau browsing portal berita.
Ternyata sayapun tertinggal informasi banyak.
Bahan bakar minyak/BBM yang telah diributkan sebulan yang lalu ketika ada rencana untuk dinaikan,kemarin akhirnya benar-benar dinaikan juga.

Saya orang yang mendukung kebijakan ini,oke ini terdengar agak berlawanan tapi saya serius. Rata-rata orang yang mengeluh kenaikan harga BBM tidak tahu letak permasalahan 'kenapa BBM naik','kenapa ada kebijakan ini' dan rata-rata hanya 'ikut-ikutan' mengeluh.
Kita tidak mencari sebab musabab kenapa harus naik,kita tidak mencari tahu berapa harga minyak bumi sekarang,kita tidak mau tahu indek kenaikan harga diseluruh dunia bahkan kita tidak tahu kalau ini merupakan indek kolaps-nya keuangan negara benua biru.

Lagipula kenapa harus menggerutu ketika BBM naik,toh kita masih mampu membeli-nya,saya yakin 80% orang indonesia masih mampu beli BBM,kenapa?

- Kita masih mempunyai kendaraan toh,jual kendaraan kita jika tidak mau kena imbas BBM naik
- Kita masih mampu berlangganan paketan internet tiap bulannya,apalagi yang punya Gadget BlackBerry,paket Full servis aja mampu. Lah,kenaikan BBM yang tidak seberapa,mengeluh. Malu lah pada Handphone yang ada di saku kita.
- Berapa sering kita membeli Sebungkus racun yang ada dalam rokok,yang bahkan tiap bulan menaik harga-nya tapi tetap kita beli,kita tidak mengeluh dan berdemo.

Ah,sudahlah...kita memang paling mudah mengekang suatu kebijakan tanpa mengetahui dulu untuk apa kebijakan itu.

Benar apa yang dikatakan Wiji Tukul {yang tidak tahu beliau,berarti kalian terlalu lama berdiam di Goa,silahkan Googling}

" jika kau tak berani lagi bertanya...
kita akan jadi korban keputusan-keputusan...
jangan kau penjarakan ucapanmu...
jika kau menghamba pada ketakutan...
kita akan memperpanjang barisan perbudakan"

Atau mau balik lagi ke jaman Bapak jenderal yang selalu tersenyum itu,yang kata-nya jaman itu Indonesia makmur...Are you drunk? Jaman itulah yang membuat kita menanggung hutang 2.000.000 perkepala seluruh Indonesia.

Ditulis ketika Sedang mengigau dibawah pohon cemara yang rindang,ditemani kupu-kupu hitam.
Berharap ketika bangun telah siap dengan serangan ribuan opini.
Share:

Friday, 24 May 2013

Kisah ini telah menjadi kisah

Tuhan...
Di ujung persinggahan ku merajuk padamu...
Melalui bait-bait do'a...
Kini kisah ini terkoyak...
Hancur...Bahkan berkeping-keping...
Entah siapa yang memulai pertikaian...
Yang pasti kini bukan lagi menikai tapi menikam.

Tuhan...
Kau lebih tahu...
Dari dia dan mereka yang tahu...
Tahu hanya sebatas tahu...
Tanpa memberi tahu...
Dan tak mencoba mencari tahu.

Tuhan...
Kini hanya alam yang menjadi curahan jiwa...
Tanpa memahami dan tak bisa mengerti...
Di satu sisi,kini seperti malaikat riang...
Sisi lain bertopeng iblis jahanam.

Tuhan...
Kisah ini telah benar-benar menjadi kisah...
Kisah yangh akan terkisahkan...
Kisah yang dipisahkan oleh kisah lain...
Biarlah,kisah yang manapun yang akan berakhir senyum...
Kisah ini akan menjadi kisah untuk ku sendiri.



Share:

Thursday, 23 May 2013

'Teman yang nakal' kalian,berlogika kenakalan teman-teman 'teman yang nakal'

Orang sering bilang 'masa SLTA adalah masa terindah bagi pelajar', masa putih abu-abu memang selalu identik dengan kesenangan,mengetahui hal baru,ke-absurd-an dan persahabatan. Saya mengakui dan mengalami juga,mengiyakan bahwa masa itu memang sangat meyenangkan untuk dijalani dan dijadikan kenangan.
Masa dimana kita tumbuh berkembang,baik segi fisik,pemikiran dan pemahaman,kadang kita lupa akan batasan norma dan etika,malah kita larut terbuai terlalu dasar dilembah kesenangan dan lupa apa arti proses pertumbuhan itu,lupa bahwa kita punya mimpi yang harus kita capai,lupa bahwa masa SLTA adalah untuk pengembangan diri bukan merusak diri.
Saya adalah orang yang dibesarkan dari keluarga yang 'terkonsep',dalam arti kedua orang tua saya sudah punya jalan dan tujuan untuk hidup saya tanpa mengontrol sepenuh-nya,kedua orang tua saya sudah tahu saya akan sekolah di SLTP mana ketika saya masih kelas 5 SD,ketika SLTP awal kelas 3,beliau sudah menyarankan beberapa sekolah untuk SLTA nanti dan ketika lulus SLTA.saya di beri kebebasan untuk menentukan dimana saya akan kuliah. Dalam arti,saya terkonsep dalam tatanan belajar dan cara hidup, itu menjadi pelajaran dan kepribadan dalam diri saya sampai saat ini.

Back to track...
Ketika masa SLTA,saya pun sama melewati masa-masa indah putih abu-abu,saya bahkan bisa dikatakan pelajar yang lepas kontrol,lupa akan kewajiban belajar,bolos mata pelajaran hanya untuk nongkrong sama temen se-Gank,masuk list raport merah di catatan sang guru BP dan cap sebagai anak nakal  yang tidak punya masa depan sukses oleh teman sekelas. Ya,tindakan yang sangat tidak dianjurkan dan di contoh.

Namun,semua orang tak pernah tahu isi suara hati orang lain....
Semua yang saya lakukan waktu SLTA memang sudah ada direncana konsep kehidupan saya,saya tidak menjadikan waktu SLTA untuk giat belajar,ini memang aneh dan nyeleneh tapi saya memang tak mengada-ngada,saya jadikan waktu SLTA untuk proses belajar berinteraksi dan memahami lingkungan,belajar mengerti arti bermasyarakat dan pertemanan,belajar cara menghadapi situasi dengan beragam karakter dan sifat manusia. Inti-nya saya belajar untuk proses kehidupan,transisi dari masa kekanakan ke pen-dewasaan bukan belajar untuk pelajaran dalam kelas.

Ada beberapa alasan saya melakukan konsep nyeleneh tadi...
-- Sekolah SLTA saya,sangat amat jauh dari standar pendidikan tingkat tersebut,baik fasilitas,tenaga pengajar dan system peraturan pun. Bayangkan selama 3 tahun saya bersekolah,saya hanya pernah 6 kali masuk ke lab.Komputer untuk praktek dan....Ah,sudahlah...saya tidak sampai hati meng-kritik Almamater yang saya cintai,ini hanya sebagai referensi kritikan untuk kemajuan almamater saya.{semoga ada yang baca}.
--Study waktu SLTA rata-rata pengulangan Study waktu SLTP,silahkan cek buku masing-masing atau lihat RPP Kurikulum,hanya saja dibahas lebih detail.
-- System pengajaran yang sangat tidak masuk akal, 80% materi 20% praktek,itupun tanpa kurikulum yang jelas,siswa tidak tahu indek prestasi tiap pengajar. Saya waktu SLTP terbiasa dengan Kurikulum dan indek prestasi pasti akan down.

Dengan kenakalan saya waktu SLTA,banyak teman-teman saya yang men-cap saya sebagai orang yang tidak akan punya masa depan cerah dan sukses,rata-rata mereka adalah 'kaum' kutu buku.
Mereka yang mencap saya adalah 'kaum ningrat' di kelas,kepercayaan guru,temen bagi buku dengan embel OSIS/MPK diseragam sekolah-nya. Mereka yang pasti orang tua-nya bangga karna setiap semester terpampang nilai diatas rata-rata di raport-nya. YA,mereka calon orang-orang sukses.

Tahun berganti,proses hidup berjalan,gadget ada dimana-mana,sosial media sudah menjadi tren,yang dulu SLTP sudah menjadi lulusan SLTA,yang dulu SLTA kini bersiap Pra Wisuda D3.
Waktu berjalan dengan cepat-nya,membunuh manusia yang diam diri dan termenung,mengelabui manusia yang senang dengan kejayaan masa lalu,meninggalkan manusia yang tidak berpaju bersama proses dan menenggelamkan manusia ke limbo bagi mereka yang hanya membanggakan masa lalu-nya.
Benar,kita akan di bunuh waktu jika kita hanya mengenang kesuksesan masa lalu dan lupa apa yang sekarang kita miliki,kita akan jauh tertinggal jika kita hanya berteriak 'dulu saya....' dan ketika orang lain bertanya 'sekarang kamu jadi apa'??? kita hanya bisa menceritakan prestasi masa lalu yang sekarang hanya puing-puing bobrok dengan larva-nya.

Banyak teman satu sekolah saya yang dulu berprestasi sekarang hanya jadi 'santapan waktu'...
Mereka yang dulu begitu terlihat akan mudah meraih pintu sukses kini terjebak di labirin kenangan...
Mereka yang dulu sangat aktif ber-organisasi kini hanya jadi penyokong dibelakang orang lain...
Mereka yang dulu sangat kritis pada keresahan dan ketidak selarasan kini hanya jadi kacung trend masa...
Mereka yang dulu selalu aktif di kelas kini hanya jadi serdadu dosen...
Mereka yang dulu sangat terlihat idealis sekarang mulai terkikis oleh kebimbangan...
Mereka yang dulu mencap saya tidak akan sukses,sekarang mereka bertanya ke saya 'apa itu sukses'?
Mereka yang dulu mencemooh 'teman yang nakal' kini mengikuti logika 'teman yang nakal'...

Untuk apa mengabdi jika tak sepenuh-nya...
Untuk apa berbakti jika tak setulus hati...
Untuk apa prestasi jika tak dipertahankan...
Buat apa dibanggakan kalau hanya masa lalu...
Buat apa dipertontonkan kalau hanya imajinasi semu...
Buat apa kesuksesan kalau tidak continue...
Apa arti-nya jika menilai buruk tapi melakukan...
Apa arti-nya jika hanya akan meraih tapi tidak teraih...
Apa arti-nya hidup tanpa proses dan hasil akhir.

Saya tidak mengatakan bahwa saya sekarang telah sukses dan telah meraih mimpi...
Saya tidak bermaksud bahwa konsep dan cara saya paling baik dari semua teman sekolah saya dan orang lain...
Saya tidak berteriak bahwa hanya saya yang bisa dan kini meraih sukses dan prestasi...
Saya hanya ingin katakan,bahwa semua ada proses dan masa transisi.
Orang kadang lupa bahwa setiap manusia punya cara tersendiri dalam menjalani belajar,bersosial,berinteraksi,berpenampilan dan meraih kebahagian.
Orang kadang hanya melihat kita hari ini tanpa melihat potensi kita untuk hari esok.
Orang juga lupa bahwa apa yang kita raih hari ini belum pasti esok masih milik kita.
Konsep,proses,berkelanjutan dan melihat peluang adalah kunci bahagia.


So...Inilah saya yang dulu,bagi kalian 'teman yang nakal'...
Kini kalian mengikuti logika 'teman yang nakal'...
'Teman yang nakal' ini telah berlogika tentang kenakalan orang-orang yang berucap 'teman yang nakal'...
Silahkan berteori bahwa nakal akan dicap julukan 'teman yang nakal'...
Namun hukum alam berbicara 'teman yang nakal' ini,yang kini mencap kalian 'teman yang nakal'.








Share:

Tuesday, 14 May 2013

Waktu dan Umur,,sama?


Waktu adalah bagian terpenting yang dimiliki seseorang.
Umur adalah tolak ukur,seberapa waktu yang kita miliki.
Umur bukanlah landasan waktu,waktu bisa lebih bermakna dari umur.

Apa yang kita lakukan,apa yang kita miliki,apa yang menjadi pekerjaan kita adalah proses waktu dan umur hanya cara perbandingan untuk semuanya.

Contoh simple adalah :
-Seorang pemuda yang berumur kisaran 20 tahun dan telah memiliki pekerjaan  mapan,pendidikan tinggi,otak yang jenius dan memberi dampak positif bagi keluarga dan lingkungan,akan dikatakan SUKSES oleh sebagian orang dan memang itu sudah hukum alam.Namun

coba kita bandingkan.

-Seorang yang dianggap tua,kisaran umur 35 tahun.Dia memiliki pekerjaan yang mapan,dengan pendidikan yang mumpuni,otak masih lumayan cekatan,sudah memberi nilai positif bagi keluarga dan lingkungannnya,akan dianggap 'LAMBAT SUKSES' oleh kebanyakan orang.Jika kita bandingkan semuannya sama,sama apa yang dimiliki,dipunyai dan dampaknya namun jika ditelaah perbedaannya hanya satu 'UMUR'.

Ya umur bisa jadi pertimbangan untuk kata 'SUKSES'.Kita terlalu kejam,kita lupa dengan cara dan proses perpindahan waktu,kita hanya fokus pada umur tanpa melihat waktu.
Tanpa menilai betapa lebih berharga waktu dari umur,kita terlalu sering membandingkan seseorang dari umurnya bukan waktunya.
Apa gunanya umur panjang,jika waktu yang bermamfaat hanya sedikit,apa yang dibanggakan dari umur yang tua tapi taraf masih seperti bayi.

Konsekuensi-nya sebuah ulang tahun yang tanpa ada yang dibanggakan dari datangnya umur yang panjang.
Ibarat senang karna ulang tahun dan berumur panjang namun tidak tahu apa yang selama hidup bermamfaat bagi diri dan orang lain.

Demi masa,kita memang benar-benar merugi.
Share:

Tuesday, 7 May 2013

Tuhan,Keluarga,Masyarakat dalam kini.

Dalam diri manusia ada titik lemah rasa iba kepada sesama-nya pada saat tertentu atau pada momen yang sangat menyentuh untuk timbul rasa iba.Lazimnya rasa iba muncul kepada situasi yang menyentuh hati dan perasaan namun kadang kala ada juga alasan untuk kita iba kepada orang lain.

Saya berpikir ada beberapa elemen dari manusia mengemukakan alasan untuk memperoleh rasa iba dari orang lain,ya kadang kita sebagai manusia harus mengemukakan alasan-alasan tertentu untuk menarik minat orang lain dengan iba-nya.
Parah-nya,kadang alasan-alasan ini sekarang digunakan untuk meraih iba yang disalah artikan...dalam artian dijadikan financial hoak atau penipuan. Ya,ini tak hanya terjadi dikalangan atas,pemerintahan atau Institut bahkan dikehidupan sehari-haripun terjadi.

Ada 3 elemen dari diri manusia yang sangat mahal dan sangat mudah meraih simpatik,3 elemen ini pula yang kadang disalah artikan untuk di 'perjual-belikan'.

--- Keluarga.
Manusia mana yang tidak belas kasihan kepada keluarganya,manusia mana juga tidak belas kasihan ketika bicara tentang keluarga.
Dan 'keluarga' sering dijadikan alasan untuk di 'perjual-belikan'.
Lihatlah alasan orang-orang disekitar kita ketika ada janji dan tidak bisa menepati-nya,mereka akan mengemukakan 'keluarga' sebagai senjata pelindung.
Belum lagi ketika seorang datang kepada kita untuk meminta tolong,mereka akan 'perjual-belikan' keluarga,demi apa yang mereka inginkan.

Contoh simple : ketika teman kita meminjam uang dan uang kita hanya pas-pasan kita masih berpikir untuk meminjamkannya namun ketika dia meminjam uang dengan alasan kepentingan keluarga,kita pasti langsung memberikannya dan ketika tak adapun kita mengusahakannya.

--- Masyarakat.

Masyarakat,lingkungan adalah sekitar kita,pergaulan kita,cara bersosial kita.
Dan masyarakat bernilai mahal untuk di 'perjual-belikan'.
Lihatlah berapa banyak Institut kemasyarakatan atau betapa berjamur-nya Organisasi masyarakat {ORMAS} yang sebenarnya hanya beberapa saja yang bermamfaat dan benar-benar memprjuangkan masyarakat.
Jangan tanya lagi,betapa masyarakat dijadikan Brand unggulan oleh Pemerintah dan antek-anteknya untuk di 'perjual-belikan'...Mereka akan berteriak 'DEMI MASYARAKAT' 'DEMI RAKYAT' 'DEMI UMAT' 'DEMI LINGKUNGAN' ketika mereka menginginkan sesuatu,ketika para pejabat ingin memperoleh jabatan tinggi,ketika kita ingin mengais iba kepada orang lain.
Ya,masyarakat adalah nilai jual yang sangat indah untuk dijadikan orang lain percaya kepada kita dan memberikan apa yang kita inginkan.

--- Tuhan

Suka atau tidak,pro atau kontra itulah kenyataan-nya.
Faktanya Tuhan adalah Best Seller dalam hal ini. Tuhan adalah nilai jual bagi mereka yang menginginkan rasa iba dari orang lain,menginginkan keinginannya terpenuhi.Tuhan tidak lagi hal sakral,yang sebenarnya terlalu frontal untuk disangkut pautkan dalam kehidupan.
Tuhan yang dulu hanya ada dalam lantunan dizir dan hal per-ibadatan,kini dikotori oleh kita.
Di perjual belikan demi kepentingan semata,untuk alasan-alasan tertentu.

Tengoklah,berapa banyak produk,brand yang meyematkan Tuhan beserta agamanya ke produk mereka.Dari mulai produk makanan,make up sampe gadget.
Mereka meyelipkan Tuhan dengan kedok Halal-nya,mereka memberi unsur Tuhan untuk menaikan nilai penjualan dan menarik minat.
Sadarilah,berapa kali kita berucap 'DEMI TUHAN' hanya untuk permasalahan sepele,menyakinkan orang lain atau memperoleh belas kasihan.Kita seakan menjual nama suci itu untung kepentingan sehari-hari,untuk sebuah nominal yang sangat kecil,rendah dan murah untuk nama-Nya.
Kita makhluknya yang seharusnya melantunkan nama-Nya untuk beribadah,kini beralih fungsi untuk kepentingan lain...Akh,betapa bodohnya kita.


Saya tak akan berteriak dan meminta kalian menilai bahwa saya tidak melakukan hal diatas,kita sama-sama nista,kita sama-sama tercebur di lembah kotor ini.
jangan pernah jadikan suatu ruang lingkup golongan lain untuk kepentingan diri kita,karna kita tidak tahu apa sebenarnya ruang lingkup tersebut.

Teory ini hanya buah pikir saya namun lihatlah ke sekitar kita,fenomana ini kini telah menjadi semacam trend dan gaya hidup.
Miris dan menjengkelkan.



Mifal Devils Lazy 85
















Share:

Monday, 6 May 2013

Bahasa yang mulai tak bermakna

Dulu sekitar tahun 2004-2005,saya punya pandangan bahwa pelajar yang pintar bahasa dan sastra terlihat genius dan smart,bahkan saya terobsesi untuk masuk Fakultas Sastra namun apa daya,hukum alam tidak sejalan.
Saya hanya kursus bahasa Indonesia dan sastra diwaktu senggang itu pun dengan system yang super kanjrut tapi syukur setidak-nya saya tahu dasar-dasar ilmu tersebut.

Sekitar tahun 2005 banyak pelajar muda yang menggilai sastra di daerah saya,bisa dikatakan waktu itu hampir rata-rata dikelas saya punya buka Ghail Ghibran,Chail Anwar atau sastrawan lainnya.
Ada yang benar-benar ingin mempelajari,ada juga yang sekedar ikut-ikutan trend lebih parah yang hanya ingin menguasai sastra untuk membuat puisi indah teruntuk lawan jenis-nya.
Tapi setidaknya waktu dulu mereka tahu akan dasar-dasarnya,mengerti arti kata,penempatan kosa kata yang pas dan mempraktekkannya.

Kita pasti ingat sekitar tahun itu,musik yang kita dengarkanpun kebanyakan memakai sastra...
tak percaya??? coba dengar lagi lagu-lagu Ada band,Padi,Peterpen dan Sheila on 7,belum lagi master peace-nya DEWA19.
Apa jadinya jika kita tidak memahami arti dari kata-kata lagu yang kita dengarkan?? seperti berbicara dengan orang beda bahasa. Tak tahu makna


Tahun berganti....

Lihatlah sekarang apa yang terjadi,pelajar jangankan minat mempelajari Sastra,belajar bahasa Indonesia saja ogah-ogahan,nilai-pun dibawah rata-rata.
Pada akhir-nya perpindahan makna pun mulai terjadi,kosa kata diartikan dengan salah.Belum lagi ada istilah-istilah baru yang tidak ada di kamus besar Indonesia dan dipakai di forum Formal pula.
Mereka hanya tahu kata yang 'lazim' tanpa cek kebenaran dan mempelajari-nya,kata 'baku' mulai beralih fungsi.


Perpindahan arti kosa kata...
Dari makna yang asli ke terjemahan plagiaters...
Kata 'sukses' pun kini,berbindah arti ke bebas-nya finansial.
Are you,drunk?

Kata 'bahagia' pun,kini telah hampir disama artikan dengan senang.
Kosa kata yang entah dipelajari dimana oleh mereka.

Dan yang lebih keji...
kata 'Galau' pun kini telah dicederai dengan makna yang lemah dan keterpurukan.
Dulu kata 'Galau' adalah simbol penyelipan kata disetiap kata 'elegi'.
Kini kata 'Galau' identik dengan patah hati.
Silahkan cek kamus atau cek nilai bahasa Indonesia,anda.


Ah,sungguh dunia ini semakin tua semakin memburuk.



Mifal Devils Lazy 85











 
Share:

Thursday, 2 May 2013

Hardiknas

Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei.

Pendidikan adalah milik bersama,pemersatu golangan.
Pendidikan milik pemuda,tua,kaya,miskin,pintar dan bodoh.
Pendidikan bukan tentang sekolah,kampus dan tempat kursus.pendidikan adalah diri kita,sekitar kita dan lingkungan kita.
Pendidikan adalah dimulai dari sikap,intelejen dan Attitude,bukan hanya Skill mumpuni,bukan hanya IQ tinggi tapi EQ juga.
Pendidikan adalah proses perkembangan,belajar dari kesalahan dan mengakui ke-jeniusan.
Pendidikan bukanlah ilmu pasti...
Pendidikan bukan hanya tentang penjabaran soal beserta jawaban...
Pendidikan bukan arena adu persaingan...

Pendidikan adalah hak kita,kewajiban kita dan Cerminan pribadi kita.
Pendidikan butuh aku,kamu,kalian,mereka dan kita untuk perubahan ke arah lebih baik.

Mifal Devils Lazy 85.
Share:

Monday, 15 April 2013

UN Menjadikan Robot pendidikan

Salah satu kementerian yang menurut saya paling anti kritik dalam pemerintahan SBY adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan [Kemendikbud]. Kemendikbud memiliki pengalaman “luar biasa” dalam menjalankan kebijakan di atas cara pikir “emang gua pikirin”, terutama menyangkut kebijakan UN.
Dalam soal UN, Kemendikbud tetap ngotot mempertahankannya. Berarti Kemendikbud menutup telinga terhadap suara banyak kalangan, mulai dari ahli pendidikan hingga guru, yang menghendaki UN dihentikan, atau setidaknya jangan dijadikan penentu kelulusan.

Tahun 2013 Kemendikbud kembali akan melanjutkan UN dengan 'cita rasa baru'. 20 paket soal untuk 20 siswa dalam satu ruang kelas sedang dipersiapkan. Sebelumnya hanya ada 5 paket soal. Kemendikbud dengan PD mengatakan, "kebijakan baru ini akan mengurai soal kisruh kebocoran dan kecurangan sebagaimana UN tahun sebelumnya".

Tahun ini,dagelan sampah ini,akan semakin absurd.

- UN 20 PAKET
- PAKAI BARCODE
- KURANGNYA VISUALISASI TATA CARA UN.

Semangat bagi kalian yang akan menghadapi Ujian Nasional baik SLTA/SLTP Semoga lulus semua dengan nilai sesuai yang di inginkan dan sesuai kadar kemampuan.

Selamat datang juga di pintu gerbang,menjadi ROBOT PENDIDIKAN,menjadi Experiment para guru-guru.
Semoga Lulus dan terlepas dari jeratan budak lonceng sekolah,Eksekusi bangku dan meja dan tidak lagi tunduk pada kapur dan papan tulis-nya.

Selalu Ingat DO'A adalah kekuatan paling besar diiringi kerja keras dan ketenangan.

Mifal85 Devils Lazy
Share:

Monday, 25 February 2013

Tidak penting untuk dibicarakan namun penting untuk dikemukakan

Merasa heran dengan 'system obrolan' atau basa basi,ketika kita jumpa temen lama,temen waktu kecil,kerabat ataupun mantan pacar.(kalimat terakhir,abaikan)

Heran pada apa yang mereka tanyakan...
Selain menanyakan kabar,ada satu pertanyaan yang sangat sering di ucapakan atau mungkin sudah menjadi tradisi mengakar dalam 'basa-basi' obrolan.

'Sudah kerja belum?
Kerja dimana?
Gaji-nya berapa?'

Ini sering banget apalagi bagi seorang pria yang sudah lulus sekolah.

Saya cuma sekedar heran sih,
"kenapa bisa rata-rata orang memiliki pertanyaan yang sama pada satu objek,sedangkan masih beribu kemungkinan untuk pertanyaan lain-nya yang bisa di pertanyakan.
Kenapa tidak bertanya tentang persoalan lain di luar pekerjaan atau masih ruang lingkup tentang kerja tapi beda konsep cara bertanya-nya.

Kenapa tidak bertanya.

'Gimana kuliah-nya,kapan Wisuda?
Rata-rata dapat nilai per-semester berapa?
IP tertingginya berapa?'

Kenapa tidak bertanya.

'Masih diam di pesantren?
Sudah paham berapa kitab?
Berapa juz Al-Qur'an yang sudah di hapal?'

Kenapa tidak bertanya.

'Gimana menurut,lo tentang teori ilmu 'ini'?
Gimana cara pandang lo tentang hidup?
Gimana Lo,visualisasikan cita-cita?'

Kenapa tidak bertanya.
Sesuatu yang membuat kita sadar dan berpikir dengan pertanyaan-nya bukan pada apa-nya.
Kenapa yang selalu di pertanyakan hanya ruang lingkup yang terlihat bukan apa yang nanti akan terlihat.

Dan mungkin jawabnya hanya....
Mifal Devils Lazy 85
Share:

Friday, 11 January 2013

Saya,Pertemanan dan Musik

"Woy,musik lo kampungan"...

"Ngapain lagu gitu lo simpen,menuhin memory doang"...

"Ini,lagu terkeren yang pernah gw denger,yang lain sih cupu"...

Perdebataan 'semacam ini' di pelosok manapun pasti ada...
Debat yang engga mandang status ekonomi dan Quo...
Adu argumen sampai kapan kali yang sebenernya pada tahu,engga bakal ada pihak yang menang dan kalah.

ABSURD?
Tidak juga karna memang sudah tradisi masyarakat kita memperdebatkan sesuatu yang sebenernya 'tidak penting'.IMO.

Penggemar jazz merasa dangdut kampungan..
Penggemar rock merasa melayu cengeng...
penggemar Band-Band INDIE merasa lebih smart dan oke dari Band-Band 'Mainstream'...

klasik,apa yang kita kagumi kadang membuat kita merasa bahwa 'hanya ini' yang terbaik...
dan parahnya membuat kita buta akan skill musikalitas musisi lain.(sotoy,gw lagi klimaks).

Sebenernya...
Kalau mau ngomong benernya,kita engga pernah bener-bener bisa milih 1 musisi di antara 2 kecuali kalau kita terlalu partisan.

ENGGA PERCAYA??SILAHKAN PILIH(CAPSLOCK JEBOL)

Lebih kritis lirik sosial IWAN FALS apa SLANK?
Lebih nge-ROCK SUPERMAN IS DEAD apa FUNKY KOPRAL atau PAS BAND?
Lebih puitis mana lirik lagu SHEILA ON 7 apa PADI??
Lebih Elegi mana UTOPIA apa COKELAT?
Lebih Booming mana PETERPAN dan NIDJI?
Lebih INDIE mana EFEK RUMAH KACA apa SORE, apa BANGKUTAMAN dan MOCCA?
Lebih satir lirik Agama siapa antara DEBU apa HADDAD ALWI dan OPICK...

Antara SMASH dan CHERLYBELLE,,ini gw masukin kategori apa ya,,RANDOM mungkin.

Sulitkan,milihnya.
Setiap orang beda kuping dan beda selera.
ada pangsa pasar sendiri untuk setiap jenis Musik.

Jadi,KITA MASIH BERTEMANKAN WALAUPUN BEDA PLAYLIST MUSIC?

85 Devils Lazy.
Share:

Tuesday, 1 January 2013

NEW YEAR DITAHUN ANARKI

Santai dulu...
Bit awal tulisan biasanya dikebanyakan yang saya baca,selalu diawali pengambilan topik dan eksekusi masalah.
Tapi 'itu' kebiasaan,saya tidak pandai mengolah kata atau kalimat jadi tidak ada bit awal,pembahasaan atau eksekusi permasalah.biar mengalir.

HAPPY NEW YEAR MASEHI 2013

Ups,,mungkin saya akan di permasalahkan mengucapkan 'ucapan' itu.
Musyrik lah...
Zionisme lah...
Iluminati lah...
Entah lah,saya tak paham konsep Kristenisasi dan hukum menurut Agama.
Ada yang tahu?*nanya ke orang pinter*.

1 hari ini,saya selalu ingin ketawa,jengkel dan rasa salah setiap buka Beranda dan Timeline.
Lucu karna ada banyak orang marah 'hanya' disebabkan perayaan tahun baru dan membandingkan tahun Masehi dan Hijriyah.Absurd.
Saya kadang ingin tanya,kalian ingin perayaan tahun baru Hijriyah 'seperti' Masehi??
Penuh glamor,hura hura dan taburan api petasan??
Saya sih ogah,,biarkan perayaan Hijriyah,hening,sepi tapi penuh ke khusuan dan makna.
Jangan bandinginlah,,BEDA KONSEP.

Its oke,semua orang punya pemikiran dan Idealisme berbeda,saya hargai dan mengerti.

Jangan berubah jadi Fanatik hanya karna ikut-ikutan,Agama bukan trend dan Hukum bukan untuk dipamerkan diBeranda.*lagi bener gw*.
Jadi biarkanlah,mereka yang merayakan tahun baru ini,jangan sok 'ngebantai' dan judge apatis.
Yang penting kita engga ikut-ikutan.stay cool.

Saya udah memprediksi,tulisan saya pasti kontroversial,sudah biasa,,sudah kebiasaan dibantai ma kritik keras.its oke.
Yang penting saya berani berpikir 'liar' dan menuangkannya.
#BenerinKerah.
Share: